by

PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Luncurkan Buku Saku Siswa

Lhokseumawe — Sebagai bentuk kepedulian terhadap keilmuan Ragawi Tapak Suci bagi siswa di lhokseumawe dan Aceh Utara sekaligus Progam kerja PIMDA 138 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Lhokseumawe meluncurkan Buku Saku keilmuan ragawi untuk siswa.

Buku Saku ini dibuat untuk 5 tingkatan , yakni siswa dasar, siswa satu, siswa dua, siswa tiga dan siswa empat. Sebagai salah satu integrasi pelatih cabang TSPM dan kader dalam memdidik keilmuan ragawi kepada siswa siswa mereka agar lebih terarah dalam membina semua siswa di cabang TSPM masing masing sesuai dengan kurikulum keilmuan Tapak Suci Nasional.

Peluncuran Buku Saku keilmuan ragawi siswa ini dihadiri oleh Ketua Umum PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Ustad Zainuddin Amir, S.Ag., P.Ma, Ketua Dewan Pelatih Junadi, K.Ua, Seketaris Umum Wydo Wahyudi Siregar, SHI., M.Pd., K.Mdy dan Ketua Departemen kepelatihan Doni Nardi, K.Ua, penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan Ketua Departemen Pembinaan Organisasi dan Kader Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds selaku pendistribusi buku saku ke cabang TSPM yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara. (Di ruang serbaguna SD Negeri 1 Banda Sakti Lhokseumawe).

Dalam sambutannya Ketua Umum PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Ustad Zainuddin Amir, S.Ag., P.Ma menyebutkan bahwa buku saku ini nantinya memiliki peran strategis sebagai pelaksana implementasi keilmuan ragawi dalam pelaksanaan UKT siswa nantinya.

Lanjutnya beliau berharap dengan diterbitkan buku saku siswa ini “siswa dapat terstimulasi untuk mengolah akalnya, menggugah prakarsanya dan menciptakan kiat-kiat dalam mengimplementasi jurus jurus ragawi sesuai dengan tingkatan dan kurikulum Tapak Suci nasional. Ilmu beladiri Tapak Suci adalah ilmu untuk kesejahteraan dunia dan akhirat yang berdasarkan prinsip – prinsip beladiri, yaitu membela diri sendiri, dan bila mampu juga dapat membela orang lain,” ujarnya

Ketua Departemen Pembinaan Organisasi dan Kader Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds menjelaskan pula bahwa dengan diterbitkannya buku saku ini siswa dapat lebih mudah mempelajari keilmuan ragawi Tapak Suci, karena Ilmu beladiri Tapak Suci mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan Perguruan Pencak Silat yang lain, Tapak Suci merupakan Pencak Silat murni tradisional, karena menghimpun berbagai ilmu pencak silat, dan mengungkapkan ilmu-ilmu tersebut.

Ilmu beladiri Tapak Suci termasuk aliran Rasional, yang memanfaatkan kemampuan akal, dengan memfungsikan kegunaan fisik beserta perangkatnya yang ada dalam tubuh manusia, sehingga dapat berfungsi secara tepat antara organ yang ada kaitannya satu dengan lainnya, ujarnya

Lebih lanjut, Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds juga menerangkan bahwa buku saku ini merupakan program prioritas yang paling diutamakan untuk dilaksanakan sebagai alat ukur kunci dalam menilai keilmuan ragawi siswa sesuai dengan tingkatannnya. Tutupnya

PERDANANEWS