Ninik Rahayu Jabat Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025

Berita, Nasional87 Views

Jakarta. Perdananews Aceh — Dr Ninik Rahayu, SH, MS terpilih sebagai Ketua Dewan Pers sisa periode keanggotaan 2022-2025, menggantikan Ketua Dewan Pers sebelumnya, Prof Azyumardi Azra yang meninggal dunia pada Ahad (18/9/2022) yang lalu di RS Malaysia.

Ninik Rahayu ditetapkan berdasarkan hasil keputusan rapat pleno Anggota Dewan Pers, di Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Usai terpilih, Ninik mengatakan dirinya siap memperjuangkan kemerdekaan pers, kualitas jurnalisme dan profesionalisme perusahaan pers.

“Kemerdekaan pers harus terus menerus kita perkuat, demikian pula dengan kualitas jurnalisme dan profesionalisme perusahaan pers. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan kerja multistakeholders,” ujar Ninik dalam keterangannya Jum’at (13/1/2023).

Dalam rapat pleno, Anggota Dewan Pers juga menghasilkan dua keputusan lainnya.

Pertama, menyetujui Asep Setiawan sebagai anggota Dewan Pers baru sisa masa periode 2022-2025.

Kedua, menyetujui perubahan Statuta 2016 menjadi Statuta 2023.

Sidang pleno Anggota Dewan Pers untuk menetapkan Ketua Dewan Pers dan perubahan atas Statuta 2016 ini dihadiri secara luring oleh enam anggota Dewan Pers yaitu Yadi Hendriana, Totok Suryanto, Asmono Wikan, Ninik Rahayu, A Sapto Anggoro, dan Arif Zulkifli.

Sementara Anggota Dewan Pers P Tri Agung Kristanto hadir secara daring, sementara Wakil Ketua Dewan Pers, M Agung Dharmajaya, tidak hadir.

Untuk diketahui, Ninik dilantik sebagai anggota Dewan Pers periode 2022-2025 dari unsur masyarakat pada 18 Mei 2022.

Di Dewan Pers, Ninik bertugas sebagai Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers.

Ninik aktif sebagai pengajar fakultas hukum di perguruan tinggi dan diklat pendidikan hukum kantor dan lembaga sejak 1987 hingga saat ini.

Selain itu, kiprahnya di dunia organisasi dan kelembagaan juga mentereng.

Ninik pernah menjabat sebagai Komisioner Komnas Perempuan pada Periode 2006-2009 dan 2010-2014, Anggota Ombudsman RI pada Periode 2016-2021, dan tenaga Profesional Lemhannas RI sejak 2020.

Ninik juga aktif menjadi Direktur JalaStoria, sebuah perkumpulan yang memiliki visi mewujudkan masyarakat Indonesia yang inklusif dan aktif dalam upaya penghapusan diskriminasi.

Selain itu, Ninik juga pernah menerbitkan buku “Politik Hukum Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *